Rabu, 08 Mei 2013

MENEMANI ANAK - MENGATASI HAMBATAN TEKNIS


-->
 "PUJI SYUKUR KEPADA TUHAN. TERIMA KASIH KEPADA SEMUA PEMBACA SETIA. HARI INI, 8 MEI 2013, BLOG INSPIRASI PENDIDIKAN KREATIF "HOLIPARENT" GENAP BERUSIA 1 (SATU) TAHUN".


Gambar 1. Orang tua menemani anak mencetak hasil karya di salah satu Jasa Fotokopi di kawasan Jalan Arteri Sukarno-Hatta (depan kampus Universitas Semarang) di kota Semarang.

Menemani anak menghasilkan karya kreatif adalah sebuah PROSES BERKELANJUTAN. Artinya, anak bukan hanya ditemani dan didukung untuk MENGHASILKAN KARYA KREATIF, tetapi juga ditemani dan didukung untuk SECARA AJEG & BERKELANJUTAN menghasilkan karya kreatif seperti itu. Sebab, dalam proses yang ajeg dan berkelanjutan seperti itulah, anak akan BERPROSES untuk MENYEMPURNAKAN TEKNIK PEMBUATAN & HASIL karya kreatifnya.

Gambar 2. Majalah Jurnalistik "FRESH !" Tahun I Nomor 3 April 2013

Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak Yth.,

Sebagaimana telah saya "sharingkan" dalam tulisan di blog Holiparent edisi-edisi sebelumnya (tentang Majalah Jurnalistik "Fresh !" edisi perdana dan edisi kedua), anak memang perlu ditemani, didukung, dikenalkan dengan BANYAK PROSES YANG KOMPLEKS dan BEKERJA DENGAN BERBAGAI ORANG / PIHAK supaya sebuah karya seperti Majalah Jurnalistik "Fresh !" bisa "jadi" seperti yang diharapkan : dengan orang-orang di "digital printing station", dengan orang-orang di "jasa fotokopi", selain (tentu saja) anak bekerja sama dengan teman-teman dan gurunya sehingga isi / materi serta disain sampul plus iklan juga dapat tercapai sesuai target.

 

Gambar 3. Jasa fotokopi di kawasan Jalan Arteri Sukarno-Hatta (depan kampus Universitas Semarang) di Semarang.

 Gambar 4. Halaman isi Majalah Jurnalistik "Fresh" sedang difotokopi di salah satu jasa fotokopi di kawasan Jalan Arteri Sukarno-Hatta (depan kampus Universitas Semarang) di Semarang.

 Gambar 5. Berbagai peralatan yang dipakai dalam penjilidan Majalah Jurnalistis "Fresh !".

 Gambar 6. Majalah Jurnalistik "Fresh !" sedang dipotong dengan mesin pemotong kertas.

Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak Yth.,
Adakalanya dalam proses yang berkelanjutan ini, anak menemuni HAMBATAN TEKNIS seperti jasa fotokopi langganan yang biasanya dipakai untuk memfotokopi & menjilid Majalah Jurnalistik "Fresh !" ternyata tutup hari itu, padahal majalah harus segera diterbitkan / didistribusikan keesokan harinya. Maka, terpaksalah menggunakan jasa fotokopi yang "baru" / belum pernah "dipakai" untuk memfotokopi dan menjilid Majalah Jurnalistik "Fresh !".

 Gambar 7. Salah satu jasa fotokopi yang dipakai untuk memfotokopi & menjilid Majalah Jurnalistik "Fresh !". Meskipun tidak biasa, tetapi karena terpaksa, maka dipilih juga untuk memfotokopi dan menjilid majalah yang harus segera terbit.

Dari kesulitan / pengalaman seperti anak, anak diajak oleh orang tuanya untuk memahami bahwa dalam mewujudkan sebuah cita-cita, bisa jadi muncul MASALAH-MASALAH TEKNIS yang tidak diduga (dalam hal ini : fotokopi yang sudah jadi langganan ternyata tutup), dan ini harus DIANTISIPASI & DIATASI SEGERA (dalam hal ini : diputuskan memakai jasa fotokopi yang baru). Tentu saja, karena belum terbiasa, ada banyak hal yang harus dijelaskan kepada jasa fotokopi baru ini, dan anak perlu diajak untuk memahami bahwa INILAH REALITANYA, bahwa INILAH PILIHAN TERBAIK yang harus segera diambil.

Selamat menemani anak.

Selamat menemani anak, bukan hanya pada tataran konsep dan ide-ide saja, bukan hanya pada tataran teknis sesuai perencanaan saja, tetapi juga pada tataran MENGATASI MASALAH TEKNIS YANG MUNCUL TIDAK TERDUGA. Anak akan belajar untuk menentukan pilihan dengan cepat di antara alternatif-alternatif "darurat" yang ada.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

-----o0o-----

Foto dan tulisan oleh Constantinus Johanna Joseph. Ilmuwan Psikologi anggota Himpunan Psikologi Indonesia nomor 03-12D-0922.