Rabu, 28 September 2022

Anak saya baik-baik saja, mengapa saya perlu ke psikolog ?



 

Menjawab pertanyaan yang sering diajukan kepada kami : ke psikolog bukan berarti punya anak bermasalah, tapi untuk meng-upgrade pengetahuan ortu guna MENEMANI ANAK sesuai perkembangan psikologi dunia kerja masa kini.

Selasa, 27 September 2022

Post-Traumatic Growth : lebih matang dalam persepsi diri, relasi sosial, dan falsafah hidup setelah pandemi


 

Berbagi cerita psikologi & manajemen di berbagai perusahaan dan lembaga pendidikan tentang POST-TRAUMATIC GROWTH alias perubahan positif menuju level yang lebih tinggi setelah peristiwa traumatis (pandemi Covid-19) : lebih matang dalam persepsi diri, relasi sosial, dan falsafah hidup



Dr. SUSANA ADI ASTUTI, MM, M.Si  

Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog

WA : 0852 1540 6189  

skot.holiparent.com   

Kedaton Terrace D9/03, BSB, Semarang




Senin, 26 September 2022

Kok Sering Lupa : KEHARMONISAN KELUARGA & PRODUKTIVITAS KERJA


 

Kok sering lupa….


April 2019, lebih dari 3 tahun yang lalu, kami mulai memberikan edukasi psikologi & manajemen tentang pentingnya dukungan keluarga bagi produktivitas kerja. Pengalaman memberikan konsultasi di Holiparent Research & Education selama lebih dari 10 tahun menunjukkan : orang yang kompeten bisa jadi tidak produktif di pekerjaan, karena ada masalah keluarga. Jadi, pelatihan tentang produktivitas kerja jangan melupakan faktor keharmonisan keluarga (faktanya : memang masih sering dilupakan).



Dr. SUSANA ADI ASTUTI, MM, M.Si

Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog

WA : 082 136 424 089

skot.holiparent.com

Kedaton Terrace D9/03 Semarang 50212 


Minggu, 25 September 2022

Solusi bagi yang memiliki masalah tentang PSIKOLOGI KOMUNIKASI dan KEPRIBADIAN




PSIKOLOGI KOMUNIKASI & KEPRIBADIAN

Untuk remaja & dewasa

Untuk pendidikan & pekerjaan

Untuk perorangan & perusahaan

Untuk keluarga & bermasyarakat


METODE :

Asesmen psikologi komunikasi

Asesmen psikologi kepribadian

Konsultasi

Pelatihan

Hipnoterapi




WA : 082 136 424 089

 

Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Dr. SUSANA ADI ASTUTI, MM, M.Si

 

Kedaton Terrace D9/03, BSB, Semarang 50212

skot.holiparent.com

 

Melayani tatap muka & online

 






Sabtu, 24 September 2022

Konsultasi Asesmen Psikologi : Khusus PSIKOLOG & MAHASISWA PROFESI PSIKOLOGI



Khusus PSIKOLOG / Mahasiswa PROFESI PSIKOLOGI

Konsultasi & Bimbingan Belajar ASESMEN PSIKOLOGI INDUSTRI

Observasi  |  Interview  |  Psikotes Psikologi Industri


WA : 082 136 424 089

Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog


Syarat untuk Psikolog : hasil scan SSP + SIPP + KTP yang masih berlaku

Syarat untuk Mhsw Profesi Psikologi : hasil scan KRS terakhir + KTP yang masih berlaku



Biro Psikologi “CONSTANTINUS & Rekan”

Kedaton Terrace D9/03, BSB City

Semarang 50212 


Jumat, 23 September 2022

Holiparent Career Care : TETAP SEHAT, BAHAGIA, PRODUKTIF DI EPISODE 2


 



Pensiun dari pekerjaan sekarang bukanlah akhir dari segalanya. Anda hanya pensiun dari Episode 1, episode kehidupan di mana Anda bekerja rutin di kantor. Saatnya Anda mengawali hidup sehat, bahagia, dan produktif di Episode 2.


Konsultan : Dr. SUSANA ADI ASTUTI, MM, M.Si

Ilmuwan Psikologi, Direktur Holiparent Research & Education,

Praktisi Perbankan Selama 20 Tahun, Konsultan Bersertifikat Manajemen Sumberdaya Manusia


(1) Mencari kembali (me-research) makna produktivitas di EPISODE 2


(2) Memahami tahap perkembangan psikososial pada usia 40 – 65 tahun


(3) Menemukan implementasi GENERATIVITAS untuk hidup SEHAT, BAHAGIA, PRODUKTIF di usia 40 – 65 tahun


(4) Menemukan implementasi INTEGRITAS untuk hidup SEHAT, BAHAGIA, PRODUKTIF di usia 65 tahun ke atas


HOLIPARENT : WA 0852 1540 6189

 skot.holiparent.com     |     Kedaton Terrace D9/03, BSB City, Semarang




Tersedia juga fasilitas asesmen psikologi & hipnoterapi bekerja sama dengan

Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog










Selasa, 20 September 2022

Menemani Anak : Mendukung anak melakukan IMAGERY (visualisasi)


 Orang tua perlu menghargai dan mendukung IMAGERY anak


Ibu / Bapak / Saudara / Saudari Pembaca HOLIPARENT Yth.,

Tulisan kali ini adalah tentang IMAGERY. Imagery adalah VISUALISASI, yang merupakan hasil kerja mental dalam diri seseorang yang dilakukan secara sadar dan disengaja. Imagery bertujuan untuk MEMBENTUK PERSEPSI TENTANG CITA-CITA PENDIDIKAN, CITA-CITA PEKERJAAN / KARIR, CITA-CITA KEUANGAN, dan sebagainya. 

Pengalaman saya dalam memberikan konsultasi kepada para remaja dan orang dewasa (awal) menunjukkan bahwa IMAGERY ini sangat besar pengaruhnya dalam bidang pendidikan maupun pekerjaan. Salah satu bentuk IMAGERY adalah membuat tulisan dan gambar-gambar di meja belajar / area belajar seperti pada foto di atas.

Foto di atas adalah IMAGERY yang dilakukan Agatha (anak saya) dalam bentuk FOTO, SKEMA, TABEL, KATA-KATA MUTIARA (termasuk pesan dari guru SMA-nya). Imagery ini MEMUDAHKAN saya dan istri sebagai orang tua dalam MENEMANI ANAK dengan cara "ngobrol" tentang apa yang menjadi cita-cita anak, dan apa saja yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung CITA-CITA anak.

Tentu saja, anak perlu memiliki meja / area belajar sebagaimana saya tuliskan dalam edisi 19 September 2022. Karena di meja belajar / area belajar itulah, anak BERKREASI tentang apa yang menjadi CITA-CITA-nya dan BAGAIMANA MEWUJUDKAN cita-cita itu.

Selamat mendukung anak untuk melakukan IMAGERY !

"MENEMANI ANAK = MENCERDASKAN BANGSA"

-----oOo-----

Ditulis oleh Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog (Psikolog & Hipnoterapis pada HOLIPARET HYPNO). 

Holiparent Hypno adalah bagian dari HOLIPARENT RESEARCH & EDUCATION yang dikelola oleh Dr. SUSANA ADI ASTUTI, MM, M.Si.

HOLIPARENT HYPNO mendukung pengembangan potensi diri sejak 30 Mei 2007


HOLIPARENT RESEARCH & EDUCATION sejak 8 Mei 2002
BIRO PSIKOLOGI "Constantinus & Rekan" sejak 4 April 2018





Senin, 19 September 2022

Menemani Anak : MEJA KERJA DI RUMAH

 


Masih tentang MENEMANI ANAK REMAJA & DEWASA (AWAL). Mohon maaf, kata yang dipilih adalah MENEMANI, bukan MENGASUH. Kalau anak sudah remaja apalagi sudah dewasa (awal) masih diasuh, memang tidak tepat. Tapi kalau DITEMANI, orang pada usia berapapun memang membutuhkan TEMAN YANG TEPAT. 


Pengalaman kami MENEMANI ANAK yang sudah REMAJA / DEWASA AWAL, adalah baik kalau orang tua mempunyai MEJA & KURSI KERJA di rumah. Dengan demikian, orang tua memang ada kegiatan BEKERJA / MENULIS / MEMBACA di MEJA KERJA sementara anak BELAJAR di MEJA BELAJARNYA.


MEJA & KURSI KERJA ORANG TUA ini tidak harus dalam RUANG KERJA KHUSUS, tetap bisa di sudut RUANG TENGAH / RUANG KELUARGA / RUANG TAMU. Kalau meja & kursi kerja orang tua ini letaknya dekat dengan meja belajar anak (sama-sama di ruang tengah / ruang keluarga / ruang tamu), boleh-boleh saja. Jadi, memang ada AURA BEKERJA & BELAJAR di MEJA KERJA di rumah, baik orang tua maupun anak. 


Pertanyaan yang muncul kemudian : kalau orang tua bekerja sebagai Dosen / Guru atau bekerja sebagai orang kantoran, wajar kalau mempunyai meja kerja di rumah. Tetapi bagaimana kalau orang tua yang pekerjaannya tidak ada hubungannya dengan tulis - menulis ?



Orang tua saya bekerja sebagai sopir. Di rumah orang tua saya, memang tidak ada meja kerja khusus. Tetapi ayah dan ibu saya biasa membaca koran atau menulis (zaman dulu, tahun 1970 - 1980-an, menulis surat kepada saudara / kenalan di Indonesia / Belanda, untuk kemudian dikirim lewat pos) di meja tamu yang juga berfungsi sebagai meja tulis / meja kerja. Jadi, saya sejak masih SD sampai kuliah SUDAH TERBIASA melihat ayah ibu juga MENULIS & MEMBACA di "MEJA KERJA" ayah ibu di rumah.


Selamat menulis dan membaca di meja kerja orang tua di rumah, sambil menemani anak.





"MENEMANI ANAK = MENCERDASKAN BANGSA"


Catatan :

Harga meja kerja orang tua di rumah bervariasi. Kami sendiri mempunyai meja kerja yang dibeli dari tukang meja di pinggir jalan dengan harga Rp 120.000 (ukuran 100 cm X 50 cm). Bagian atas meja kami tutup taplak plastik Rp 12.000 (ukuran 100 cm X 90 cm). Kemudian kami tutup dengan kaca ukuran 100 cm X 50 cm (beli di toko kaca Rp 80.000). Meja ini sama nyamannya dengan meja belajar ukuran 120 cm X 60 cm yang juga kami punya (beli di toko mebel, harga paling murah Rp 600.000).  Ada juga meja belajar yang kami beli dengan harga Rp 1.500.000 di toko mebel. Apa kesimpulannya ? Meja kerja / belajar untuk orang tua MENEMANI ANAK itu bukan masalah murah atau mahal, tetapi : (1) YANG PENTING ADA, (2) YANG PENTING RUTIN DIPAKAI BELAJAR / MEMBACA / MENULIS saat orang tua sedang di rumah. 


-----oOo-----


Ditulis oleh Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog (Psikolog & Hipnoterapis di HOLIPARENT)



Minggu, 18 September 2022

ni Anak : ORTU BELAJAR SEPANJANG HIDUP UNTUK MENEMANI ANAK


PARENTING : orang tua perlu "terus belajar sepanjang hidup" untuk menjadi teman ngobrol bagi anak, ketika  anak memasuki dunia kerja & meniti karir di zaman yang berubah serba cepat
 

Sejak 8 Mei 2012, Holiparent menuliskan cerita-cerita nyata tentang PARENTING. Kalau pada awalnya, cerita-cerita parenting di Holiparent bertemakan MENEMANI ANAK USIA SD dan SMP, saat ini Holiparent menuliskan cerita-cerita tentang MENEMANI ANAK REMAJA & DEWASA AWAL (SMA / sederajat, ke atas).


*****


Slogan BELAJAR SEPANJANG HIDUP itu ternyata harus dijalani oleh siapapun yang mengaku sebagai ORANG TUA. Dan ini harus semakin intens ketika anak sudah SMA / sederajat, kuliah, bahkan memasuki dunia kerja dan meniti karir. Mengapa demikian ? Supaya orang tua bisa memberikan JAWABAN YANG TEPAT kalau anak bertanya kepada orang tua tentang PENDIDIKAN yang akan / sedang dijalani sebagai modal untuk memasuki DUNIA KERJA. Atau, supaya orang tua bisa memberikan GAMBARAN YANG TEPAT kalau anak bertanya tentang MENITI KARIR di DUNIA KERJA. 

PENGALAMAN orang tua DI MASA LALU ternyata TIDAKLAH CUKUP untuk memberikan JAWABAN atau GAMBARAN kepada anak yang sudah REMAJA & DEWASA (AWAL), karena anak hidup dan bekerja di dunia kerja versi INDUSTRY 4.0, dalam kondisi VUCA WORLD yang memerlukan VUCA PRIME, sedangkan orang tua (sangat bisa jadi) tidak mengalami dan tidak tahu tentang hal ini. Oleh karena itu, sekali lagi, orang tua harus terus BELAJAR SEPANJANG HIDUP untuk MENEMANI ANAK REMAJA & DEWASA (AWAL).



Jadi, tetaplah BELAJAR untuk MENEMANI ANAK !


"MENEMANI ANAK = MENCERDASKAN BANGSA"


*****


Ditulis oleh Dr. CONSTANTINUS, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog (Psikolog & Hipnoterapis di HOLIPARENT).



Sabtu, 17 September 2022

Menemani Anak : MENDUKUNG ANAK BERKEMBANG DENGAN DOA & UPAYA



 


Agatha (dalam lingkaran kuning) studi S-2 di Belgia 
bersama teman-teman mahasiswa dari berbagai negara
(Foto : @itcbioscienceugent 20220916)

Pembaca setia Holiparent Yth.,

Sejak 8 Mei 2012, Holiparent hadir dengan cerita-cerita pengalaman tentang menemani anak. Sejalan dengan proses yang kami (Susan (istri saya) dan saya) jalani, Holiparent menuliskan cerita-cerita tentang menemani anak studi di luar negeri dengan beasiswa VLIR-UOS (Belgia).

Ibu / Bapak / Saudara / Saudari Yth.,

Tulisan kali ini adalah tentang pentingnya mendukung cita-cita anak sejak anak masih usia SD, meskipun kita sebagai orang tua tidak tahu banyak tentang bagaimana mewujudkannya nanti. Yang pasti, sebagai orang tua, kita mendoakan dan mengupayakan (dengan bertanya kepada orang yang kita pandang mempunyai pengetahuan, dengan membaca buku atau mencari informasi di internet / Wikipedia / Youtube / media sosial lainnya).

Sejak masih SD, Agatha memiliki cita-cita untuk kuliah di luar negeri. Dia membeli buku tentang kuliah di luar negeri, dan membacanya dengan sungguh-sungguh. Karena memiliki cita-cita seperti ini, Agatha sejak SD punya inisiatif ingin kursus Bahasa Inggris. Inisiatif anak inilah yang perlu didukung oleh orang tua. Dalam proses mendukung inisiatif anak, orang tua memberikan arahan berdasarkan ilmu, pengetahuan, dan teknologi TERKINI. Orang tua tidak bisa sebatas mengandalkan pengalaman empiris (pengalaman pribadi) di masa lalu (di masa mudanya) karena zaman sudah berubah ! (Ada tulisan yang sengaja saya tulis dengan warna merah dan cetak tebal, karena ada banyak kasus yang saya tangani terrkait hal ini).

Supaya orang tua dapat memberikan dukungan sesuai ilmu, pengetahuan, dan teknologi TERKINI (sesuai dengan DUNIA PENDIDIKAN dan DUNIA KERJA yang juga selalu berkembang), orang tua perlu terus belajar. Orang tua juga jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan psikolog yang paham dunia kerja untuk : (1) meng-upgrade pengetahuan tentang dunia kerja masa kini berbasis Psikologi Kerja / Psikologi Industri, (2) meng-upgrade pengetahuan tentang komunikasi untuk parenting remaja & dewasa berbasis Hypno Communication.  



Selamat menemani anak dalam doa dan upaya !

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"


-----oOo-----


Tulisan dibuat oleh Dr. Constantinus, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog (Psikolog & Hipnoterapis di Holiparent) berdasarkan diskusi dengan Dr. Susana Adi Astuti, MM, M.Si (Direktur & Peneliti di Holiparent)





















Kamis, 15 September 2022

Menemani Anak : Hipnoterapi untuk Parenting Remaja & Dewasa Awal


 

Kasus-kasus yang saya tangani sebagai seorang psikolog antara lain tentang PARENTING REMAJA & DEWASA AWAL, di mana orang tua merasa bahwa anaknya tidak mau mengikuti saran atau arahan orang tua. Tidak jarang, anak yang ketika masih SD atau SMP dengan mudah mengikuti saran atau arahan orang tua, ketika SMA atau sudah kuliah sudah tidak mau lagi memgikuti saran atau arahan orang tua.


HOLIPARENT sejak tanggal 8 Mei 2012 hadir untuk memberikan layanan kepada para orang tua, supaya orang tua dapat menjalankan parenting dengan prinsip "menemani anak = mencerdaskan bangsa". HOLIPARENT sendiri berasal dari dua kata, yaitu HOLI dan PARENT. HOLI adalah potongan kata HOLISTIK, sedangkan PARENT adalah potongan kata PARENTING. Jadi, HOLIPARENT adalah partner para orang tua dalam menjalankan PARENTING SECARA HOLISTIK : menggunakan ilmu psikologi, manajemen, pangan, kesehatan, lingkungan, dan sebagainya. Intinya, orang tua diajak untuk TERUS BELAJAR supaya dapat menjalanlan PARENTING SESUAI KEMAJUAN ZAMAN sekarang ini (dan masa depan).


HOLIPARENT sekarang ini fokus pada PARENTING REMAJA & DEWASA  AWAL dengan ORIENTASI DUNIA KERJA. Ini didasarkan pada kebutuhan nyata klien-klien HOLIPARENT, di mana orang tua sangat perlu menambah pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan untuk MENEMANI ANAK yang sudah SMA atau KULIAH supaya TUJUAN HIDUP, KECERDASAN, KEPRIBADIAN, MINAT BAKAT, KOMPETENSI & PENGALAMAN, dan PENDIDIDIKAN-nya sesuai dengan DUNIA KERJA yang DIPILIH untuk DIMASUKINYA.


Fakta bahwa ada banyak orang tua yang DIDASARKAN NIAT BAIK memberikan saran dan arahan kepada anaknya (SMA / KULIAH) namun ternyata saran / arahan itu SUDAH KEDALUWARSA karena tidak sesuai dengan ZAMAN SEKARANG, membuat HOLIPARENT membuka KONSULTASI SECARA ONLINE tentang HIPNOTERAPI dengan maksud : (1) Orang tua mengatasi HAMBATAN BELAJAR LAGI supaya dapat memberikan saran / arahan kepada anak SESUAI DUNIA KERJA MASA KINI, (2) Orang tua mengatasi HAMBATAN MENGOMUNIKASIKAN saran / arahan supaya dapat memberikan saran / arahan kepada anak SESUAI TEKNIK KOMUNIKASI MASA KINI.



Tetap berdoa, tetap berupaya, tetap semangat dalam menemani anak !

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

*Ditulis oleh Dr. Constantinus, CH, CHt, MM, MM, M.Psi, Psikolog (psikolog & hipnoterapis di HOLIPARENT)

Menemani Anak : Bagi yang Mau Belajar Hipnoterapi



 

Senin, 12 September 2022

Menemani Anak : BERBAGI CERITA TENTANG BEASISWA


 Agatha di Centrum, Kota Gent, Belgia

Sejak terbitnya edisi perdana pada 8 Mei 2022, HOLIPARENT berbagi cerita tentang "menemani anak = mencerdaskan bangsa". Saat tulisan ini ditulis, HOLIPARENT berusia lebih dari 10 tahun. Tentu ada banyak cerita tentang "menemani anak = mencerdaskan bangsa" yang sudah ditulis, ada pula cerita-cerita yang terlewatkan. 

Sejalan dengan waktu, Agatha (anak kami semata wayang) saat ini sudah berusia 23 tahun dan sedang melanjutkan studi S-2 di bidang Teknologi Pangan di KU Leuven, Belgia. Dan, HOLIPARENT akan berbagi cerita (tanpa bermaksud menggurui) tentang proses yang kami jalani sebagai orang tua dalam menemani anak. 

Semoga cerita-cerita ini memberikan gambaran kepada para orang tua tentang menemani anak berdasarkan minat bakat anak.

Semoga kita semua selalu dalam berkat dan perlindungan Tuhan Yang Mahaesa.

"Memenami Anak = Mencerdaskan Bangsa"


----- oOo -----


Ditulis oleh Dr. Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si dan Dr. Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog, CH, CHt.