Jumat, 25 Januari 2019

HOLIPARENT : Relaksasi Bersama Alam



HOLIPARENT I CARE adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING



Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Jurnalis :
Bernardine Agatha Adi Konstantia

Kontributor :
 Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog



Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149


Kamis, 24 Januari 2019

HOLIPARENT : Menemani Anak (Supaya Jadi) Kreatif




 "Ada banyak sekali pelamar yang sudah lulus pendidikan formal, tetapi ketika menjalani seleksi penerimaan karyawan baru terlihat bahwa hanya sebagian kecil saja yang memiliki kemampuan berpikir kreatif. 

Berpikir kreatif artinya berpikir tentang sesuatu yang baru, yang orisinil. 

Kalau hasil berpikir kreatif ini nantinya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, maka disebut sebagai inovatif.

Jadi, jangan mengharapkan jadi inovatif kalau tidak punya modal berpikir kreatif.

Kemampuan berpikir kreatif merupakan nilai lebih dan keunggulan bersaing untuk memasuki dunia kerja."

Selamat menemani anak.

Selamat menemani anak untuk berpikir kreatif.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----



HOLIPARENT CREATIVE IDEAS merupakan bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING.


Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si

Jurnalis :
Bernardine Agatha Adi Konstantia

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149


Senin, 21 Januari 2019

HOLIPARENT TIPS : Menemani Anak Membuat Presentasi Kegiatan Ilmiah


Tips kali ini adalah tentang meng-up grade ketrampilan orang tua dalam menemani anak : membuat slide Power Point dengan disain yang menarik.

Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini anak usia SD kelas 5 atau 6, atau setidaknya usia SMP, sudah harus akrab dengan komputer dalam rangka menyelesaikan tugas sekolah.

Salah satu ketrampilan itu adalah membuat slide untuk presentasi dengan Power Point.

Power Point memang populer untuk digunakan, karena kemudahannya dan juga gratis. Power Point sudah ada dalam setiap komputer / notebook. Selain itu, banyak disain (template) yang menarik dapat di-down load secara gratis dari internet.

Masalahnya, disain (template) Power Point yang di-down load gratis dari internet pada umumnya membuat tulisan yang dibuat terputus / terpotong tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. 

Untuk mengatasi hal tersebut, ikuti tips berikut ini.

1. Buka slide Power Point disain baru yang sudah di-down load dari internet. Delete kotak untuk mengetik header (judul) & pointer (isi tulisan). 

2. Buka juga slide Power Point disain standar yang sudah ada di harddisk komputer / notebook. Tulislah judul pada kotak header dan tulisan di kotak pointer (seperti biasa).

3. Copy kotak header maupun pointer (yang sudah diisi tulisan) dari slide Power Point disain standar, kemudian paste ke slide Power Point disain baru

4. Save slide Power Point disain baru, dan delete slide Power Point disain standar (karena hanya sebagai alat bantu saja).

 Semoga bermanfaat bagi orang tua untuk menemani anak berkarya dengan slide Power Point.

Foto : Bernardine Agatha Adi Konstantia, jurnalis Holiparent

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----



HOLIPARENT RESEARCH & EDUCATION CENTRE adalah pusat layanan parenting & leadership berfokus pada 3P (People, Planet, Prosperity). Berdiri sejak 5 Agustus 2012.

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Bernardine Agatha Adi Konstantia
Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149
WA : 0852 1540 6189


Minggu, 20 Januari 2019

HOLIPARENT : Seminar Parenting tentang Menemani Anak Berbasis Minat Bakat



Foto : peserta seminar parenting yang terdiri dari ibu / calon ibu maupun bapak / calon bapak dari berbagai profesi / pekerjaan (dokter, perawat, guru, praktisi sumberdaya manusia, aktivis organisasi, karyawan / karyawati, ibu rumah tangga)  berfoto bersama.

Seminar parenting dengan tema "Menemani Anak Berbasis Minat Bakat" diadakan pada hari Minggu tanggal 20 Januari 2019 di Happy Resto di Jalan D.I. Panjaitan 19 Semarang.



Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi) memabawakan materi tentang perlunya orang tua mengetahui bakat anak supaya dapat menemani anak mengembangkan bakatnya sebagai keunggilan dalam memasuki dunia kerja kelak di kemudian hari.

Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog membawakan materi tentang macam-macam bakat, dan kemungkinan seorang anak memiliki lebih dari satu bakat untuk dikombinasikan sebagai suatu keunggulan.


Seminar juga diisi dengan tanya jawab antara pembawa materi dengan para peserta, yang intinya : (1) zaman sudah berubah, dan orang tua harus selalu mengikuti perkembangan zaman supaya dapat menemani anak dalam mengembangkan bakat anak sesuai perkembangan zaman (kebutuhan dunia kerja), (2) pertama-tama orang tua harus menemani anak supaya anak menemukan bakatnya, kemudian memiliki cita-cita menjadi apa sesuai bakat-bakat yang ada padanya, (3) orang tua harus menemani anak supaya anak menemukan tokoh idola yang sesuai dengan cita-cita anak, (4) orang tua harus menemani anak supaya anak menemukan sekolah / kuliah yang mendukung anak untuk mewujudkan cita-cita berbasis bakat-bakatnya.

Seminar parenting berikutnya dengan tema "Menemani Anak Berbasis Kecerdasan Multipel" akan diadakan hari Minggu tanggal 17 Februari 2019 pk 10.00 - 14.00 WIB.



Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

Foto oleh :
Bernardine Agatha Adi Konstantia


Tulisan oleh :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)
Constantinua, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

HOLIPARENT RESEARCH & EDUCATION CENTRE berdiri tanggal 5 Agustus 2012, dengan materi parenting & leadership terkait dengan 3P (people, planet, prosperity).

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149
WA : 0852 1540 6189


Selasa, 15 Januari 2019

HOLIPARENT I CARE : Anak Belajar untuk Tidak Mementingkan Diri Sendiri




Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

HOLIPARENT I CARE adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING.

Kontributor :
Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Senin, 14 Januari 2019

HOLIPARENT I CARE : Menemani Anak Supaya (Kelak) Menjadi Pemimpin yang Humanis


Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

HOLIPARENT I CARE adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING.

Penulis :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149



Sabtu, 12 Januari 2019

HOLIPARENT I CARE ENVIRONMENT : Pemimpin Harus Memiliki Logika Ke-alam-an



HOLIPARENT I CARE ENVIRONMENT adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Ditulis oleh :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Rabu, 09 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Menemani Anak Sesuai Perkembangan Zaman



Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----


 HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting secara privat / kelompok dengan janji temu terlebih dahulu hari Senin - Jumat : (1) Pk 08.00 - 09.00, (2) Pk 09.30 - 10.30, (3) Pk 11.00 - 12.00, (4) Pk 13.00 - 14.00, (5) Pk 14.30 - 15.30, (6) Pk 16.00 - 17.00 

Selasa, 08 Januari 2019

HOLIPARENT I CARE : Kepemimpinan & Interaksi dengan Alam



HOLIPARENT I CARE adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING.

HOLIPARENT I CARE mengajak ibu-ibu dan bapak-bapak untuk menemani anak menjadi pemimpin sesuai minat bakat anak & peduli pada lingkungan alam.

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Membuka Diri pada Kenyataan tentang Minat Bakat Anak



Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting secara privat / kelompok dengan janji temu terlebih dahulu dilayani hari Senin - Jumat : (1) Pk 08.00 - 09.00, (2) Pk 09.30 - 10.30, (3) Pk 11.00 - 12.00, (4) Pk 13.00 - 14.00, (5) Pk 14.30 - 15.30, (6) Pk 16.00 - 17.00

Senin, 07 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Setiap Anak adalah Anak yang Pandai



Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting secara privat / kelompok dengan janji temu terlebih dahulu dilayani hari Senin - Sabtu : (1) Pk 08.00 - 09.00, (2) Pk 09.30 - 10.30, (3) Pk 11.00 - 12.00, (4) Pk 13.00 - 14.00, (5) Pk 14.30 - 15.30, (6) Pk 16.00 - 17.00

Sabtu, 05 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Pertama-tama adalah cita-cita anak berdasarkan minat bakatnya


HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting secara privat / kelompok dilayani dengan janji temu terlebih dahulu hari Senin - Jumat : (1) Pk 08.00 - 09.00, (2) Pk 09.30 - 10.30, (3) Pk 11.00 - 12.00, (4) Pk 13.00 - 14.00, (5) Pk 14.30 - 15.30, (6) Pk 16.00 - 17.00

Jumat, 04 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Menemani Anak untuk Menemukan Tokoh Idola







Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting dilayani dengan janji temu terlebih dahulu pada hari Senin - Jumat : (1) Pk 08.00 - 09.00, (2) Pk 09.30 - 10.30, (3) Pk 11.00 - 12.00, (4) Pk 13.00 - 14.00, (5) Pk 14.30 - 15.30, (6) Pk 16.00 - 17.00

Kamis, 03 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Menemani Anak vs Memaksakan Kehendak


Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting dilayani dengan janji temu terlebih dahulu pada hari Senin - Jumat : (1) Pk 08.00 - 09.00, (2) Pk 09.30 - 10.30, (3) 11.00 - 12.00, (4) 13.00 - 14.00, (5) 14.30 - 15.30, (6) 16.00 - 17.00


Rabu, 02 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Menuliskan Hal-Hal yang Baik


Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

 HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
 Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

 Kontributor :
 Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting secara privat / kelompok dilayani dengan janji temu lebih dulu Senin - Jumat : (1) pk 08.00 - 09.00, (2) 09.30 - 10.30, (3) 11.00 - 12.00, (4) 13.00 - 14.00, (5) 14.30 - 15.30, (6) 16.00 - 17.00.

Selasa, 01 Januari 2019

HOLIPARENT MIND COMMUNICATION : Membayangkan dan Mengatakan yang Baik


Selamat menemani anak.
Menemani anak = mencerdaskan bangsa.

----- oOo -----

 HOLIPARENT MIND COMMUNICATION adalah bagian dari HOLIPARENT SKOT PARENTING

Managing Partner :
 Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (Psi)

Kontributor :
Constantinus, C.Ht, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog

 Sekretariat :
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Edukasi psikologi / parenting secara privat / kelompok dengan janji temu lebih dulu dapat dilayani Senin - Jumat : (1) pk 08.00 - 09.00, (2) pk 09.30 - 10.30, (3) pk 11.00 - 12.00, (4) pk 13.00 - 14.00, (5) pk 14.30 - 15.30, (6) pk 16.00 - 17.00

Sabtu, 22 Desember 2018

Holiparent : SELAMAT HARI IBU 22 Desember 2018






Ibu sangat berjasa dengan beragam kegiatannya untuk menemani anak guna memberikan pendidikan yang terbaik.

"SELAMAT HARI IBU"




Jumat, 14 Desember 2018

Menemani Anak : Mendukung Anak untuk Mempersiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja

Gambar : 
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si
(pemerhati biopsychosocial) sedang menjadi pembicara dalam pembekalan bagi siswa SMK Pangudi Luhur Tarcisius Semarang tentang MENCARI, MENDAPATKAN, & MENITI KARIR DI DUNIA KERJA


"Mencari, mendapatkan, dan meniti karir di dunia kerja tidak berarti harus menjadi karyawan," kata saya di hadapan pembekalan selama 4 hari dari tanggal 10 sampai 13 Desember 2018 bagi siswa SMK Pangudi Luhur Tarcisius Semarang. "Sebab, selain mencari, mendapatkan, dan meniti karir di dunia kerja sebagai karyawan, bisa juga sebagai wirausahawan. Atau bisa juga mengombinasikan keduanya. Artinya, selain bekerja sebagai karyawan, juga memiliki usaha sendiri sepanjang tidak memgganggu maupun dilarang oleh perusahaan".

Kalimat di atas saya sampaikan dengan jelas, untuk mendukung para siswa kelas XII yang sebentar lagi akan menjalani ujian, dan setelah lulus berarti sudah harus siap untuk memasuki dunia kerja. 

Apa yang saya sampaikan ini didasarkan pada dua hal. Pertama, saya sudah bekerja sebagai salesman freelance, dan kemudian memiliki usaha les privat yang saya rintis sendiri setelah saya lulus SMA. Kedua, sekarang ini saya melihat bahwa sikap mental untuk meniti karir sebagai karyawan dan sikap mental untuk meniti karir sebagai wirausahawan harus sama-sama digelorakan secara seimbang.

"Kalau tidak ingin disebut sebagai pengangguran, caranya sederhana saja. Hari ini adik-adik selesai ujian akhir untuk kelulusan, besok sudah berjualan pisang goreng atau keripik tempe. Tidak usah banyak-banyak, karena modal juga cuma pas-pasan. Yang penting dimulai dulu. Mungkin keuntungannya cuma sedikit. Tidak apa-apa. Yang penting menempa sikap mental dan punya pengalaman. Kalau tidak bisa membuat pisang goreng atau keripik tempe, minta tolong kepada ibu atau tetangga yang bisa. Yang penting harus kreatif dan ulet. Saya dulu ke mana-mana berjualan dan jadi guru les privat hanya berjalan kaki karena tidak punya sepeda motor. Jangan cengeng, jangan banyak alasan," kata saya.

(Bersambung)

Gambar : 
Siswa SMK Pangudi Luhur Tarcisius menyimak pembekalan tentang "MENCARI, MENDAPATKAN, & MENITI KARIR DI DUNIA KERJA"





Gambar :
Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog
(Psikolog Praktik & Pemerhati Ecopsychology) sesaan setelah menjadi pembicara dalam pembekalan bagi siswa SMK Pangudi Luhur Tarcisius tentang "MENCARI, MENDAPATKAN, & MENITI KARIR DI DUNIA KERJA"

*****

Selamat menemani anak.

Selamat menemani anak untuk memasuki dunia kerja.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa"

----- oOo -----

 Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si
Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog
adalah peneliti pada HOLIPARENT RESEARCH CENTRE

 Sekretariat : 
Jl. Anjasmoro V no. 24 Semarang 50149

Senin, 10 Desember 2018

Menemani Anak : Kecerdasan Ekologis


"Penting bagi orang tua untuk menemani anak, supaya anak memiliki kecerdasan dalam bidang ekologi (ekologi = interaksi antara manusia lingkungan biotik & abiotik) yang mendukung karir pekerjaan / bisnisnya kelak ketika dewasa. Caranya adalah dengan mengajak anak beraktivitas di lingkungan alam, termasuk membuat foto / film tentang lingkungan alam.

Sebab, sejalan dengan kesadaran akan pentingnya memperbaiki & menjaga kelestarian lingkungan hidup di dunia industri / bisnis saat ini, maka hanya orang yang memiliki kecerdasan ekologi yang akan memiliki karir pekerjaan / mengembangkan bisnis dengan baik."

----- oOo -----



Tips oleh : 

Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog (pemerhati ecopsychology)
&
Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Psi (pemerhati biopsychosocial)






Jumat, 07 Desember 2018

Menemani Anak : Belajar Ekologi supaya Tidak Menyebabkan Kebakaran !


"Apakah belajar tentang ekologi berguna untuk bekerja ?" begitu tanya seorang kenalan kepada saya.

Saya diam sejenak. Saya dulu belajar tentang ekologi ketika masih kuliah di Jurusan Perikanan, dan saya bekerja sebagai seorang psikolog. Tentu saja, saya kuliah lagi di S-1 dan S-2 Psikologi supaya bisa menjadi psikolog. Dan pertanyaannya adalah, "Apakah belajar tentang ekologi berguna untuk bekerja ?".

*****

 Gambar :
 Logo "Holiparent for Ecology" yang dibuat dan digunakan oleh Constantinus. 


Ekologi adalah ilmu tentang interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya, dan interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya.

Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah hewan, tumbuhan, mikroorganisme (virus, bakteri), dan juga manusia. Komponen abiotik adalah tanah, udara, air, kelembaban udara, suhu udara, bunyi, cahaya.

Saat masih kuliah di Jurusan Perikanan, saya belajar tentang Fisika Dasar, Biologi, Biologi Laut, Kimia Organik, Kimia Anorganik, Biokimia, Mikrobiologi, Klimatologi, Limnologi (Ilmu Perairan Tawar), Oseanografi (Dasar dan Lanjut), Planktonologi (Ilmu tentang Plankton), Algologi (Ilmu tentang Alga / "rumput laut"), Kesuburan Perairan, dan tentu saja Ekologi, Ekologi Laut, dan Ekologi Ikan.

*****

"Ya. Belajar tentang ekologi itu sangat berguna untuk bekerja," jawab saya mantap. "Meskipun saya bekerja bukan di perusahaan perikanan, meskipun saya bekerja sebagai praktisi psikologi".

Jawaban saya ini ternyata membuat kenalan saya nenjadi penasaran. "Kok bisa ?"

"Bisa saja," jawab saya. "Karena saya jadi mempunyai kesadaran yang mendalam dan sangat praktis bahwa karyawan antara lain sangat dipengaruhi oleh lingkungan biotik maupun abiotiknya supaya dia bisa produktif".

"Misalnya ?" tanya kenalan saya.

"Bahwa lingkungan biotik maupun abiotik yang tidak sehat berpengaruh pada kesehatan karyawan," jawab saya. "Kalau karyawan tidak sehat, maka dia tidak bisa produktif".

"Contoh konkritnya seperti apa ?" tanya kenalan saya.

"Suhu ruangan yang terlalu dingin, atau terlalu panas. Polusi udara. Atau polusi suara. Pencahayaan yang kurang atau berlebihan di tempat kerja. Dan masih banyak lagi," kata saya.

"Memangnya ada pengalaman tentang akibat jelek karena tidak paham ekologi ?" tanya kenalan saya lagi.

"Ada. Ada banyak," jawab saya. "Salah satunya adalah karyawan yang dikeluarkan dari perusahaan karena dia menyebabkab kebakaran di tempat kerjanya".

"Ceritanya bagaimana ?" tanya kenalan saya.

"Orang ini teledor, tidak mematikan alat listrik ketika dia pulang seusai jam kerja. Maka alat listriknya menjadi panas berlebihan, terjadilah hubungan pendek arus listrik yang menimbulkan api, dan terjadilah kebakaran," jawab saya. "Dalam hal ini, dia memang tidak memahami ekologi di tempat kerja, sehingga bertindak teledor. Dia tidak memahami bahwa dia berinteraksi dengan lingkungan biotik maupun abiotik di tempat kerjanya. Dia tidak bekerja sendirian".

*****

Gambar :
Logo Echopsychology yang dibuat dan digunakan oleh Constantinus. Di dalam lingkaran hijau yang melambangkan lingkungan yang asri, terdapat lambang "psi" yang umum dipakai para ilmuwan psikologi, dan tulisan "human beings & natural world" yang menunjukkan eratnya interaksi manusia dengan lingkungan biotik maupun abiotik"

Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak  pembaca setia blog inspirasi pendidikan kreatif "HOLIPARENT" yang terhormat,

Tentu saja, untuk mempelajari ekologi tidak harus kuliah di Jurusan Perikanan seperti saya. Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak dapat mempelajari ekologi dengan membaca buku maupun artikel di internet. Yang ingin disampaikan dalam tulisan ini adalah tentang pentingnya mempelajari ekologi untuk memperkuat kesadaran tentang pentingnya lingkungan biotik dan abiotik bagi semua aktivitas (produktivitas) kita sebagai manusia. 


Gambar :
Anak berusia 8 tahun sedang melakukan praktikum mandiri di rumah tentang pertumbuhan tanaman. Foto dibuat tahun 2007. 

Tentu saja, kita juga harus menemani anak kita untuk mempelajari ekologi sejak masih di sekolah dasar, dengan melakukan kegiatan outdoor seperti memotret hal yang (kelihatannya) sederhana, seperti lumut, ujung akar pohon yang sedang tumbuh, tumbuhan bakau, asap kendaraan yang berwarna hitam, dan masih banyak lagi. Setelah itu, anak kita ajak ngobrol sambil melihat tulisan-tulisan tentang hal-hal tersebut di internet (lewat smartphone kita, misalnya). Dengan demikian anak akan memiliki pola pikir yang logis dan sistematis yang merupakan dasar dari pola pikir ilmiah bahwa manusia tidak bisa hidup, beraktivitas, dan berproduksi dengan baik kalau tidak didukung oleh lingkungan biotik dan abiotik yang baik. Dengan demikian, sejak dini anak memiliki kesadaran tentang menjaga lingkungan biotik dan abiotik. 

*****

Selamat menemani anak.

Selamat menemani akan mempelajari ekologi.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa".

----- oOo -----

Tulisan dan Foto oleh :
Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog
(Pemerhati Ecopsychology di Dunia Industri / Organisasi)

Model dalam Foto :
Bernardine Agatha Adi Konstantia
(saat ini mahasiswi S-1 Teknologi Pangan pada Universitas Katolik Soegijapranata Semarang)


Sekretariat 
skot.holiparent.com
 Jl. Anjasmoro V / 24 Semarang 50149
WA : 085 215 406 189
u/p. Susana, S.Pi, MM, M.Si
(Biopsychosocial)

HOLIPARENT SKOT-Parenting memberikan konsultasi & edukasi tentang parenting berbasis biopsychosocial & ecopsychology.



Menemani Anak : Mengembangkan Minat Bakat


Foto oleh Constantinus, S.Pi, S.Psi, MM, MM, M.Psi, Psikolog (Pemerhati Ecopsychology)

Tulisan oleh Susana A. A., S.Pi, MM, M.Si. (Pemerhati Biopsychosocial)