Serial Episode II
"Kembali ke Minat Awal"
Oleh Dr. Constantinus
(Sarjana Perikanan yang mencari nafkah lewat Manajemen, Hukum, Psikologi, dan Ilmu Lingkungan)
***
Di usia menjelang 60 tahun, kalau saya pikir-pikir, sebenarnya saya jatuh cinta dengan Ilmu Lingkungan sejak masih menjadi mahasiswa S1 Perikanan di tahun 1990-an. Di antara sekian banyak mata kuliah, Marine Ecology merupakan mata kuliah favorit saya. Ini adalah kuliah 3 SKS (Satuan Kredit Semester) sehingga ada praktikumnya di laut. Saya lulus dengan nilai A.
Saya masih ingat, buku wajibnya adalah Marine Biology : an Ecological Approach tulisan James W. Nybakken. Bukunya tebal, full colour. Sayangnya, karena saya miskin, saya tidak bisa membelinya. Saya "numpang baca" dari pacar saya --- yang kemudian menjadi istri saya : Dr. Susana Adi Astuti, S.Pi, M.M., M.Si --- yang membeli buku ini.
Saya masih ingat benar, pada bab akhir buku ini dibahas tentang polusi di lautan. Bab akhir ini pula yang mendorong saya mencari beasiswa ke Inggris untuk kuliah S2 di bidang polusi di lautan. Meski saya tidak mendapatkan beasiswa itu, tetapi saya puas karena dari 80 calon, tinggal 2 orang : saya lulusan S1 Perikanan Undip dan satu calon lain lulusan S1 Perikanan IPB. Dia bekerja sebagai Teknisi Akuarium di Sea World Jakarta, saya bekerja di Departemen Ekspor Impor Bank BNI. Dan bukan saya yang mendapatkan beasiswa itu karena saya tidak bekerja di bidang yang relevan dengan perikanan.
Saya juga masih ingat, dalam kuliah ---- saya lupa mata kuliah apa --- dibahas tentang Tragedi Minamata di Jepang. Tragedi ini disebabkan oleh Manajemen yang tidak sejalan dengan Perilaku Ramah Lingkungan yang menyebabkan pencemaran di laut sehingga masyarakat setempat mengalami sakit secara fisik maupun psikologis. Tetapi pada waktu itu memang belum ada Hukum di Jepang yang secara tegas melarang perilaku pencemaran itu, karena memang belum ada kejadian maupun penelitian tentang pencemaran seperti itu.
***
Kalau saya pikir-pikir di usia menjelang 60 tahun, selama kuliah S1 Perikanan saya sudah mendapatkan mata kuliah tentang Manajemen, Hukum, dan Sosiologi (di dalamnya dibahas tentang Psikologi / Perilaku), selain mata kuliah Teknik / Teknologi dan Ekologi yang memang merupakan kuliah pokok di S1 Perikanan (saya membuat tugas akhir tentang Recirculating Aquaculture System).
Recirculating Aquaculture System itu merupakan sistem akuakultur yang ramah lingkungan, tetapi saat itu di usia 20 tahunan saya belum mengetahuinya.
Yang (mungkin agak) berlebihan adalah :
1) Saya meneruskan belajar Manajemen dengan kuliah S2 Manajemen di Bidang Marketing dan S2 Manajemen di Bidang Sumber Daya Manusia
2)Saya meneruskan belajar Psikologi dengan kuliah S1 + S2 Psikologi di Bidang Industri
3)Saya juga belajar Hukum dengan kuliah S1 Hukum di Bidang Perusahaan
Tidak dipungkiri, kuliah-kuliah itu berguna untuk mendapatkan nafkah bagi keluarga.
Tetapi dengan kecintaan pada ilmu lingkungan untuk kesejahteraan manusia, tidak heran saya akhirnya menyelesaikan S3 di Bidang Ilmu Lingkungan.
***
Kesimpulan : Kepada para mahasiswa saya, tidak apa-apa kalau jalan hidupmu tidak lurus & rata, tetapi berputar & bergelombang. Pada akhirnya, di usia menjelan 60 tahun, kamu akan tersenyum kecil melihat jejak-jejak tapak kaki "pendidikan dan pekerjaan" yang telah kamu lalui.
Semarang, 31-Maret-2026