Senin, 17 April 2023

HOLIPARENT LIFESTYLE : Kerangka Melestarikan = Merawat + Tidak Merusak + Mendanai

Bernardine Agatha Adi Konstantia, S.T.P.  (tidak ber-topi) adalah Sarjana Teknologi Pangan lulusan Universitas Katolik Soegijapranata, mahasiswa Master of Food Technology di KU Leuven & Universiteit Gent (Belgia).
Dr. Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (bertopi abu-abu muda) dan Dr. Constantinus, S.Pi, MM, MM, M.Psi (ber-topi abu-abu tua) keduanya adalah Doktor Ilmu Lingkungan lulusan Universitas Katolik Soegijapranata dan Sarjana Perikanan lulusan Universitas Diponegoro.




 HOLIPARENT LIFESTYLE adalah bagian dari HOLIPARENT (Research, Education, Science Communication). Terkait dengan HARI BUMI, Holiparent Lifestyle meluncurkan KERANGKA MELESTARIKAN = MERAWAT + TIDAK MERUSAK + MENDANAI



Tanggal 22 April 2023, seperti halnya tanggal 22 April sejak tahun 1970, diperingati sebagai HARI BUMI. Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran dan sikap menghargai terhadap bumi sebagai tempat tinggal manusia.

HOLIPARENT LIFESTYLE di tahun 2023 ini meluncurkan KERANGKA MELESTARIKAN = MERAWAT + TIDAK MERUSAK + MENDANAI.

Yang dimaksud dengan KERANGKA MELESTARIKAN adalah upaya-upaya untuk mendukung kelestarian lingkungan hidup.

Aspek pertama adalah MERAWAT. Yang dimaksud dengan MERAWAT adalah menjaga supaya lingkungan hidup yang sudah ada sekarang ini selalu MENJADI LEBIH BAIK.

Aspek kedua adalah TIDAK MERUSAK. Yang dimaksud dengan TIDAK MERUSAK adalah KEBALIKAN dari MERAWAT. Atau dengan kata lain, TIDAK MERUSAK berarti tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merusak lingkungan hidup. 

Aspek ketiga adalah MENDANAI. Yang dimaksud dengan MENDANAI adalah menyediakan dan menggunakan sejumlah dana untuk aspek pertama yaitu MERAWAT, dan aspek kedua yaitu TIDAK MERUSAK. Contoh dalam hal ini adalah perusahaan perbankan yang berada di perkotaan, yang dalam kegiatan bisnisnya sehari-hari TIDAK ADA HUBUNGAN LANGSUNG dengan kerusakan hutan maupun penghijauan. Perusahaan perbankan ini tetap dapat mengambil peran dalam dalam KERANGKA MELESTARIKAN, yaitu dengan MENDANAI (mendukung pendanaan) program atau kegiatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok atau lembaga-lembaga yang memiliki program-program MELESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP.

HOLIPARENT LIFESTYLE dikelola oleh Dr. Susana Adi Astuti, S.Pi, MM, M.Si (ber-syal coklat), Dr. Constantinus, S.Pi, MM, MM, M.Psi (berjaket biru), dan Bernardine Agatha Adi Konstantia (berjaket hijau)

Alamat : 
Kedaton Terrace D9/03, BSB, Semarang, Indonesia

Telepon : 
+62 852 1540 6189 (Dr. Susana Adi Astuti)
+62 821 3642 4089 (Dr. Constantinus)
+32 493 74 56 87 (Bernardine Agatha Adi Konstantia, S.T.P.)








 


 

Sabtu, 15 April 2023

(12) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

 

Foto bersama di pintu gerbang kompleks tempat ziarah Goa Maria di Lourdes


Kompleks tempat ziarah Goa Maria di Lourdes


Hari Sabtu 18 Maret 2023 pukul 16.41 CET, sampailah kami bertiga di kompleks ziarah Goa Maria di Lourdes. Sungguh merupakan anugerah dari Tuhan, bahwa kami bisa sampai di tempat ziarah ini dalam keadaan sehat walafiat. Cuaca yang cerah dan udara dingin menjadi satu dengan pemandangan alam yang begitu mempesona !

Foto di depan Basilique Notre-Dame du Rosaire






Karena bukan bulan Mei dan Oktober, maka tidak banyak peziarah yang datang di tempat ini. Memang, kami sengaja datang di saat tidak banyak peziarah, supaya bisa menikmati indahnya suasana dalam keheningan.




Kebetulan sekali, pada saat kami sampai BASILIQUE NOTRE-DAME DU ROSAIRE, sedang ada MISA sehingga kami mengikuti MISA dan bisa menerima KOMUNI. 

Misa diadakan dalam bahasa Spanyol. Meskipun kami tidak tahu arti kata demi kata, tetapi kami bisa paham dan mengikuti MISA tersebut karena nada lagu dan tata urutannya sama persis dengan MISA dalam bahasa Indonesia. 

Bagian dalam Basilique Notre-Dame du Rosaire



Foto bersama di dalam gedung Basilique Notre-Dame du Rosaire setelah mengikuti MISA

Masih di gedung Basilique Notre-Dame du Rosaire, di bagian kiri gedung ada tempat untuk berdoa dengan perantaraan Santa Bernadette Soubirous.


Seluruh dinding di bangunan tempat doa ini dipenuhi dengan ukiran nama-nama orang yang doanya terkabul. Karena kondisi bangunan tempat doa yang hanya diterangi cahaya lilin dan warna dinding bangunan adalah abu-abu tua, maka kami tidak bisa memotret ukiran nama-nama yang memenuhi dinding bangunan tempat doa. 
Foto bertiga di ruang doa




(Bersambung)


Minggu, 09 April 2023

DR-C : PORSI PROTEIN


Ayam potong yang dikukus, brokoli rebus, mayonaise, dan keju : otak-atik pangan


Setelah pensiun dari EPISODE I (saya dan istri saya (Dr-A) menyebutnya demikian), kami mengisi hari-hari dalam EPISODE II dengan "mengotak-atik" pangan (makanan) yang kami makan.

Ide dasarnya sederhana saja : menyeimbangkan daging (atau ikan atau tempe atau tahu atau kacang-kacangan) dengan sayur dan buah, dengan karbohidrat (sehingga tidak ada istilah MAKANAN POKOK, karena semuanya SEIMBANG).

Bagi saya sendiri, ini tentu bukan hal yang mudah. Mengapa ? Karena saya adalah PECINTA NASI ! Artinya, saya bisa dengan lahap makan nasi putih (hangat maupun dingin) cukup dengan sedikit kecap dan / atau kerupuk dan / atau irisan bawang merah mentah. Ha ha ha... Ya, itulah saya !

Tapi kemudian muncul gagasan untuk MENYEIMBANGKAN berbagai bahan pangan tadi. Tujuan sebenarnya, bukan untuk membuat badan saya menjadi kurus (ha ha ha...) tetapi mengajak orang-orang di sekitar kami untuk MEMBERIKAN PORSI yang LEBIH kepada PROTEIN yang selama ini (cenderung TERABAIKAN) justru di kalangan ORANG DEWASA. Padahal, menurut penelitian Dr. Lara Boyd pada tahun 2021, orang DEWASA juga memerlukan PROTEIN untuk AKTIVITAS OTAK dalam kegiatan sehari-hari.

Nah !


(Dr-C belajar ilmu pangan di Perikanan UNDIP bersama dengan Dr-A di tahun 1989-1990. Sering ngobrol tentang pangan dengan Bernardine Agatha Adi Konstantia, S.T.P., putri tunggal lulusan UNIKA Soegijapranata yang sekarang sedang studi S-2 Food Technology di KU Leuven dan UGent, Belgia).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi HOLIPARENT RESEARCH & EDUCATION di Kedaton Terrace D9/03, BSB, Semarang (HP / WA : 0852 1540 6189).

Dr-C (jaket biru & bertopi) bersama Dr-A (baju abu-abu) sedang makan bersama Bernardine Agatha Adi Konstantia, S.T.P. (mahasiswi S-2 Food Technology) di kampus KU Leuven di Heverlee, Leuven, Belgia.










Dr-C : ANYAR + MURAH + CEDHAK

SATU KELUARGA : Dr-C (jaket biru) dan Dr-A (jaket hijau) bersama Bernardine Agatha Adi Konstantia, S.T.P. (Mahasiswa S-2 Food Science KU Leuven & UGent) sedang jalan-jalan di Universiteit Gent, Belgium



Malam itu, saya dan Dr-A (istri saya), sedang jalan-jalan sambil memperhatikan semakin maraknya orang berjualan makanan. 

Karena sama-sama belajar tentang Food Science waktu kami menyelesaikan pendidikan S-1 di Perikanan tahun 1990-an, dan sama-sama belajar tentang Marketing waktu kami menyelesaikan pendidikan S-2 Manajemen tahun 1990-an, dan sama-sama belajar Psikologi sampai lulus S-2 di tahun 2018, maka kami berdua ngobrol ke sana - ke mari seputar BERJUALAN MAKANAN.
ANYAR + MURAH + CEDHAK by Dr-C, 2023



Dengan menggabungkan ILMU PANGAN, ILMU MARKETING, dan ILMU PSIKOLOGI, ada 3 hal yang dipandang penting oleh KONSUMEN / "ORANG YANG MANJADI TARGET" untuk membeli barang, yaitu :

(1) ANYAR atau BARU dalam PERSEPSI konsumen / target

(2) MURAH dalam PERSEPSI konsumen / target

(3) CEDHAK atau mudah DIJANGKAU dalam PERSEPSI konsumen / target

Nah !



Untuk informasi lebih lengkap (tanpa perlu banyak kuliah), silakan hubungi Dr-C di 082 136 424 089. 

Atau silakan menghubungi :
HOLIPARENT RESEARCH & EDUCATION
Kedaton Terrace D9/03, BSB, Semarang
HP / WA : 0852 1540 6189 (Dr. Susana Adi Astuti / Dr-A)






 


(11) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

Sabtu 18 Maret 2023 pukul 16.41 CET : berjalan kaki dari hotel selama 10 menit menuju Goa Maria Lourdes


Setelah makan di restoran kebab & kapsalon di seberang Hotel Majestic (dan kembali ke hotel sebentar untuk menyimpan sisa makanan di kamar hotel 😃), kami bertiga kemudian berjalan kaki sekitar 10 menit saja untuk sampai ke tempat ziarah Goa Maria di Lourdes.











Di sepanjang jalan menuju ke Goa Maria Lourdes, ada banyak toko yang berjualan souvenir dan juga rumah makan. Kami mampir membeli souvenir di toko-toko ini dalam perjalanan ke Goa Maria Lourdes. Malamnya, sepulang kami dari Goa Maria Lourdes, kami juga makan malam di restoran di daerah ini. 

(Bersambung)
 

Sabtu, 08 April 2023

(10) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan


 
Sabtu 18 Maret 2023 sekitar pukul 15.00 CET di restoran kebab & kapsalon seberang Hotel Majestic (Lourdes, Perancis)

Di seberang Hotel Majestic (Lourdes, Perancis) tempat kami menginap, ada restoran penjual kebab dan kapsalon (daging kebab yang dimasukkan ke dalam wadah plastik, sehingga lebih mengenyangkan). Penjualnya ramah meski tidak bisa bahasa Inggris. Kami tidak bisa bahasa Perancis. Jadi, kami memesan dalam bahasa Inggris dan bahasa tubuh, penjualnya menjawab kami dalam bahasa Perancis dan bahasa tubuh. Lancar !



Karena porsinya besar, kami bertiga hanya pesan 2 porsi saja seharga EUR 29 setara Rp 475.000. Setelah makan kenyang, masih ada cukup banyak sisa yang kami bawa pulang ke hotel. 


(Bersambung)



Dr-C : PELUANG

 

Salah satu pertanyaan yang (secara rutin) saya ajukan di dalam hati saya adalah : mengapa gagasan yang etis dengan tujuan yang etis, PERNAH pada MULANYA dijalankan, tetapi kemudian mendapatkan PENOLAKAN dan akhirnya TIDAK BISA DILANJUTKAN.

 


Salah satu jawaban (yang saya peroleh) adalah : karena PELUANGNYA sudah TIDAK ADA LAGI !

 

Kalau dipikirkan lebih mendalam, PELUANG (atau KESEMPATAN) untuk MELAKUKAN itu adalah ANUGERAH dari Tuhan. Dan Tuhan Mahatahu : apakah gagasan itu lebih baik tetap berlanjut (dengan demikian ADA PELUANG yang merupakan anugerah dari-Nya), ataukan gagasan itu bisa berjalan “sampai di sini saja” (dengan demikian TIDAK ADA PELUANG) daripada DISALAHGUNAKAN oleh orang-orang yang tidak etis.

 (Sebuah catatan pada saat meng-copy file-file pelatihan untuk sebuah perusahaan : PUJI SYUKUR KEPADA TUHAN karena PADA MASANYA sudah diberi PELUANG untuk memberikan pelatihan. TUHAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK).

Dr-C, Anjasmoro, 8 April 2023 pikul 09.27 WIB


Selasa, 04 April 2023

(9) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

Sabtu, 18 Maret 2023 pukul 11.21 CET, kami sampai di Stasiun Lourdes (Perancis).


 

Lourdes adalah kota kecil yang bersih dan tenang, dengan banyak hotel yang sepi karena ini bukan bulan ziarah. Bulan ziarah adalah Mei dan Oktober.

Kami tinggal di Hotel Majestic yang hanya 400 meter jaraknya dari Stasiun Lourdes. Hotelnya bersih dan bagus.





Dari Hotel Majestic ke lokasi ziarah Goa Maria di Lourdes, kami berjalan kaki sekitar 10 menit saja.

Ada banyak bunga cantik di taman di dekat Hotel Majestic, di mana kami tinggal selama di Lourdes.