Senin, 03 April 2023

(8) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

Di dalam kereta cepat Inoui dari Stasiun Montparnasse ke Stasiun Lourdes, Sabtu 18 Maret 2022 pagi.


Pukul 05.00 CET pintu pagar Stasiun Montparnasse dibuka. Kami masuk ke stasiun yang megah dan modern untuk mendapatkan kereta Inoui yang akan membawa kami ke Lourdes.


Kereta Inoui yang akan kami naiki adalah kereta cepat, yang gerbongnya banyak sekali, sehingga kami harus berlari-lari mendapatkan gerbong kereta kami. Mengapa kami harus berlari-lari ? Karena semua orang juga berlari ! Semua orang sigap ! Dan kereta juga memang baru bisa dimasuki 20 menit sebelum keberangkatan !

Kami memesan tempat duduk untuk keluarga, sehingga bisa duduk berhadap-hadapan sambil ngobrol di perjalanan. 

Susan di dalam kereta cepat Inoui dari Stasiun Montparnasse ke Stasiun Lourdes.



Susan dan Agatha di dalam kereta dari Montaparnasse ke Lourdes.

Agatha, Susan, dan saya naik kereta Inoui paling pagi, dari Stasiun Montparnasse pukul 06.34 CET. Kereta ini sampai Stasiun Lourdes pukul 11.21 CET. 

Berbeda dengan di Belanda dan Belgia di mana banyak orang berbahasa Inggris, di Stasiun Montparnasse (Perancis) tidak banyak orang yang bisa bicara dalam Bahasa Inggris. Maklum, Bahasa Perancis juga merupakan bahasa internasional (seperti halnya Bahasa Inggris). Meskipun begitu, setiap kali kami bertanya tentang arah atau informasi lain dalam Bahasa Inggris, mereka paham dan dengan penuh semangat menjawab pertanyaan kami dalam Bahasa Perancis ! Dengan dibantu gerakan tangan dan bahasa tubuh, semuanya terbukti lancar !

Sabtu 18 Maret 2023 pukul 11.21 CET kami sampai di Stasiun Lourdes, Perancis.

Susan dan Agatha berfoto di samping kereta cepat Inoui di Stasiun Lourdes.

Agatha dan saya berfoto di samping kereta cepat Inoui di Stasiun Lourdes.



Kereta cepat Inoui yang kami naiki dari Mountparnasse ke Lourdes. Harga tiket untuk setiap orang adalah EUR 59 setara dengan Rp 1 juta.


Agatha dan saya berfoto di Stasiun Lourdes. Berbeda dengan Stasiun Montparnasse yang besar dan sangat ramai, Stasiun Lourdes berukuran kecil dan tenang.

(Bersambung)

















 

(7) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

Agatha dan Susan di Stasiun Montparnasse, Perancis

Jumat 17 Maret 2023 pukul 18.03 - 18.30 CET,  Agatha, Susan, dan saya naik kereta dari Stasiun Leuven ke Stasiun Brussels-Midi (disebut juga Stasiun Brussels-Zuid). Kemudian pukul 20.20 - 23.40 CET kami naik bis dari Terminal Brussels-Midi ke Stasiun Paris-Bercy Seine. Setelah itu, kami naik kereta dari Stasiun Paris-Bercy Seine ke Stasiun Montparnasse. Kami sampai di Stasiun Montparnasse sekitar pukul 23.30 CET, dan ternyata stasiun itu tutup pukul 00.15 CET (dan baru buka Sabtu, 18 Maret 2023 pukul 05.00 CET) ! Padahal, kami harus naik kereta cepat (Inoui) dari Stasiun Montparnasse hari Sabtu 18 Maret 2023 pukul 06.34 ! 

Agatha dan saya di Stasiun Montparnasse, Perancis


Kami mendatangi hotel-hotel di sekitar Stasiun Montparnasse untuk sekedar menginap sebentar, tetapi semua hotel penuh. Bersyukur, setelah bertanya kepada para karyawan hotel dan juga petugas jaga di halte bis di dekat Stasiun Montparnasse, kami bisa mendapatkan restoran yang buka sampai jam 04.30 CET, namanya "Bistro KIBALOMA Resto" :  Happy Day - Midi Minuit.

Nongkrong di Bistro KIBALOMA Resto, dekat Stasiun Montparnasse, Sabtu 18 Maret 2023 pukul 01.00 - 04.30 CET.

Di Bistro KIBALOMA Resto, Sabtu 18 Maret 2023 pukul 01.00 - 04.30 CET

Udara dingin sekali. Agatha mengenakan pakaian hangat di Bistro KIBALOMA Resto, Sabtu 18 Maret 2023 pukul 01.00 - 04.30 CET.


Karena KIBALOMA Resto akan tutup, maka pukul 04.30 CET kami meninggalkan tempat itu berjalan kaki sekitar 15 menit ke Stasiun Montparnasse yang akan buka pukul 05.00 CET.

Berfoto di depan Bistro KIBALOMA Resto, Sabtu 18 Maret 2023 pukul 04.30 CET.


Dengan berjalan kaki, kami sampai di Stasiun Montparnasse pukul 04.45 CET. Hujan gerimis pagi itu membuat udara tambah dingin, padahal pintu pagar stasiun baru dibuka pukul 05.00 CET tepat. Maka kami bersama banyak orang menunggu di depan pintu pagar stasiun, di bawah rintik hujan, dan udara yang dingin.


(Bersambung)










Minggu, 02 April 2023

(6) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

Setelah makan malam (Kamis, 16 Maret 2023) di Leuven Centraal, Agatha naik bis kota kembali ke tempat tinggalnya di Housing Johannes XXIII di Tevurseveest 141, Heverlee, Leuven. Susan dan saya kembali ke Hostel Leuven City di  Ravenstraat 37, Leuven. 

Jumat pagi, 17 Maret 2023, Susan dan saya naik taksi dari Hostel Leuven City ke tempat tinggal Agatha di Housing Johennes XXIII. Di Leuven, taksi harus dipesan lewat WA atau telepon 30 menit sebelumnya. Tarif taksi adalah EUR 2,7 per km, ditambah biaya awal EUR 3,0. Kami membayar ongkos taksi EUR 15,20 setara Rp 250.000.


Agatha akan berangkat kuliah naik sepeda. Susan (dan saya) akan jalan-jalan (berjalan kaki) dari Heverlee ke Leuven-Centraal.




Agatha menyewa sepeda dari KU Leuven. Nomor sepedanya adalah 0022.

Susan dan saya belanja di Carrefour di Heverlee, dekat Housing Johannes XXIII.

He he he ... Susan dan saya juga foto-foto di dekat papan nama KU Leuven yang kami lewati (meski itu bukan fakultas di mana Agatha kuliah). 



Setelah berjalan kaki sekitar 1 jam, akhirnya kami sampai di Leuven-Centraal, di mana kami membeli makan siang kami di restoran Mc Donald.





Susan dan saya sengaja makan siang di taman terbuka yang terletak di sebelah restoran Mc Donald. Ada banyak orang laim juga yang makan siang di situ. Kami berlama-lama makan siang untuk melepas penat dan mengisi waktu dengan memperhatikan perilaku masyarakat setempat yang serba tertib dan suka berjalan kaki. 


Menjelang sore, Susan dan saya berjalan jaki sekitar 1/2 jam dari Leuven-Centraal ke Stasiun Leuven. Kami duduk-duduk di pinggir lapangan terbuka, menikmati suasana sore yang tertib dan indah di Leuven, sambil menunggu Agatha datang (setelah selesai kuliah di KU Leuven di Heverlee), karena sore itu kami bertiga mau naik kereta dari Stasiun Leuven menuju Lourdes di Perancis (tentu dengan berganti-ganti kereta dan juga bis).


(Bersambung)




 

(5) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

Jalan-jalan di malam yang dingin di Leuven.

Kamis malam, 16 Maret 2023. Setelah meletakkan tas-tas dan koper-koper di Leuven City Hostel, kami jalan-jalan melemaskan kaki. Udara dingin tidak menyurutkan niat kami untuk menikmati Leuven di malam hari,  kota di mana Agatha (putri tunggal kami) menempuh Studi S-2.


Naik bis kota di malam hari di kota Leuven.

Agatha memberitahu kami cara membeli kartu untuk membayar bis ke kota di Leuven, dan  kami bertiga kemudian naik bis kota Leuven. 


Di rumah makan ramen di Leuven Centraal.

Kami kemudian memasuki rumah makan di Leuven Centraal yang menjual ramen. Selain memerlukan makan malam, kami juga memerlukan ruang yang hangat karena udara dingin sekali rasanya buat Susan dan saya.





Makan ramen hangat di malam yang dingin memang rasanya lebih nikmaaaat.


(Bersambung)



Sabtu, 01 April 2023

(4) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan


STASIUN ROTERDAM - CENTRAL : dari Schiphol (Amsterdam) naik kereta menuju Leuven, lewat Stasiun Roterdam - Centraal dan Stasiun Breda.

Amsterdam terletak di utara Roterdam. Roterdam terletak di utara Breda. Jadi, kereta kami berjalan ke arah selatan. Belgia ada di selatan Belanda.

Dari Stasiun Breda (Belanda), kereta yang kami naiki lewat Stasiun Anstwerpen - Centraal, kemudian ke Stasiun Mechelen.

Sampai di Stasiun Mechelen, Susan dan saya harus ganti / pindah ke kereta jurusan Mechelen - Leuven (tiket sudah kami beli + bayar secara online dari Semarang, sebelum kami berangkat jalan-jalan).

Susan dan saya harus berlari-lari menaiki anak tangga di Stasiun Mechelen sambil membawa tas-tas dan kopor-kopor kami, supaya kami tidak ketinggalan kereta dari Mechelen yang akan segera berangkat ke Leuven. Saya sempat bilang ke Susan, "Kalau lari-lari sambil membawa kopor begini, bisa auto-kurus. Ha ha ha...".

Akhirnya, kami bisa bernafas lega karena bisa duduk di kereta menuju Leuven. Harga tiket Stasiun Schiphol (Amsterdam, Belanda) ke Leuven (Belgia) adalah EUR 108 setara dengan Rp 1,8 juta untuk dua orang. Lama perjalanan adalah 1 jam 20 menit.


Akhirnya, Susan dan saya sampai di Stasiun Leuven, tempat kami duduk santai sejenak sambil menunggu Agatha (putri kami, mahasiswi S-2 Teknologi Pangan di KU Leuven) datang dari kampus Heverlee (Leuven) sepulang kuliah. Saat itu sudah pukul 19.15 CET (waktu Belgia), tapi masih terang benderang.

Puji Tuhan ! Akhirnya Agatha sampai di Stasiun Leuven !


(Bersambung)








(3) BELANDA - BELGIA - PERANCIS : Catatan Perjalanan

(Cerita sebelumnya) Kami berangkat hari Kamis 16 Maret 2023  pukul 00.23 WIB naik pesawat Qatar Airways dari Bandara Cengkareng, dan sampai di Doha (Qatar) hari Kamis 16 Maret 2023 pukul 05.15 waktu Doha. Kemudian kami melanjutkan perjalanan dengan Qatar Airways dari Bandaea Doha pukul 08.15 waktu Doha, dan sampai Bandara Schiphol (Amsterdam, Belanda) pukul 13.15 CET (waktu Belanda). 

Perjalanan dari Cengkareng (Jakarta) ke Doha sekitar 7,5 jam, sedangkan perjalanan dari Doha ke Schiphol (Amsterdam) sekitar 4,5 jam. Jadi total perjalanan 12 jam.

Harga tiket pesawat Cengkareng (Jakarta) - Schiphol (Amsterdam) transit di Doha untuk dua orang sekitar Rp 12,5 juta ditambah premi asuransi penerbangan untuk dua orang sekitar Rp 0,5 juta. 

Kami langsung membeli tiket pergi & pulang (pulanh tanggal 27 Maret 2023) dengan harga Rp 25 juta untuk dua orang, ditambah premi asuransi penerbangan Rp 1 juta untuk dua orang. Total Rp 26 juta. 

Meskipun ini bukan harga termurah, tapi ini adalah harga terbaik yang sesuai dengan jadwal jalan-jalan kami. Kami bisa mendapatkan harga ini karena kami sudah memesan tiket (dan membayar) pada 4 Februari 2023 untuk pesawat tanggal 16 Maret 2023 (lebih dari satu bulan sebelum waktu keberangkatan).

Oh ya, harga tiket pesawat terbang akan lebih mahal kalau membeli tiket semakin mepet dengan tanggal keberangkatan.

Kami juga membayar premi asuransi selama kami di Belanda - Belgia - Perancis (bukan di atas pesawat terbang) tanggal 16 sampai 27 Maret 2023 sejumlah Rp 0,5 juta. 

Setelah mendarat di Bandara Schiphol, Amsterdam (Belanda), kami naik kereta menuju Leuven. Kereta melalui beberapa kota di Belanda, seperti Roterdam (Belanda) dan Breda (Belanda), Antwerpen (Belgia) sebelum akhirnya kami harus pindah ganti kereta di Mechelen (Belgia).










Susan dan saya di dalam kereta dari Schiphol (Amsterdam, Belanda) ke Mechelen (Belgia) pada hari Kamis, 16 Maret 2023 pukul 15.43 CET sampai pukul 17.37 CET.


Tiket kereta dari Schiphol (Amsterdam, Belanda) ke Leuven (Belgia) juga sudah kami beli di Semarang pada tanggal 12 Maret 2023. Harga tiket untuk dua orang sekitar EUR 108 setara dengan Rp 1,8 juta. 
Lama perjalanan dari Schiphol ke Leuven adalah 1 jam 20 menit, dengan transit / ganti kereta di Stasiun Mechelen (Belgia).

Selain udara dingin dan orang (dan mobil / sepeda motor) yang berjalan di sisi kanan jalan, kami juga harus langsung beradaptasi dengan cara berjalan orang-orang yang cepat sekali. Kami tidak bisa berjalan santai seperti di Indonesia (kalau tidak mau ditabrak sesama pejalan kaki). Ha ha ha...

Pada saat pindah / ganti kereta di Stasiun Mechelen, Susan dan saya juga harus berlati-lari mengejar kereta Mechelen - Leuven yang akan segera berangkat. Kami harus berlari menaiki anak tangga dengan membawa tas-tas dan kopor-kopor kami. Memang harus sigap ! 














(Bersambung)