Jumat, 19 Oktober 2012

P-KEEMPAT DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN KREATIVITAS : PRODUK

 
Sekedar mengingatkan serial tulisan Strategi 4P dalam Pengembangan Kreativitas : (1) Mengakui / menerima anak sebagai PRIBADI yang unik (edisi 5 Okt 2012),
(2) Menyuburkan PENDORONG kreativitas (edisi 16 Okt 2012),
(3) Menyediakan sarana dan prasarana untuk PROSES kreatif (edisi 17 Okt 2012),
(4) Mengkomunikasikan PRODUK kreatif (edisi 19 Okt 2012).

-------------------



Suatu proses kreatif pada akhirnya menghasilkan produk yaitu Produk Kreatif.

Proses kreatif memotret akan menghasilkan produk kreatif berupa foto.

Proses kreatif menulis akan menghasilkan produk kreatif berupa cerita, artikel, puisi, dan sebagainya.

Bahkan, suatu proses kreatif itu bisa jadi akan menghasilan produk kreatif yang terdiri dari berbagai unsur, misalnya membuat blog di internet berisi foto-foto kegiatan di sekolah dan sebagainya. Di sini ada proses kreatif fotografi / memotret / membuat foto, termasuk mengatur pencahayaan, cropp-ing, dan sebagainya. Juga ada proses kreatif membuat disain blog dalam arti memilih dan menggabungkan serta mengatur tata letak blog di internet supaya indah.

--------------------



Meng-komunikasi-kan / memamerkan / mempertunjukkan hasil karya / produk kreatif merupakan hal yang baik / bermanfaat bagi anak. Anak akan memiliki rasa percaya diri untuk menampilkan produk kreatifnya.

Tentu saja, anak harus ditemani supaya produk kreatifnya dilihat dan diapresiasi / dihargai oleh orang yang melihatnya dengan baik / bijaksana.

Anak harus ditemani supaya produk-produk kreatifnya jangan ditonton / dikomentari oleh orang yang sinis, karena hal ini akan membuat anak kecewa / rendah diri. (Tentang hal ini, silakan membaca edisi 16 Okt 2012 tentang Pak Tino Sidin yang selalu berkata bagus atas gambar seperti apapun hasilnya).

--------------------



Di mana kita sebagai orang tua bisa memamerkan / mempertunjukkan hasil / produk kreatif anak ?

Kalau produk kreatif itu berupa gambar / foto / cerita / tulisan, menampilkannya di blog internet merupakan cara yang praktis dan gratis. (Sebagai contoh, silakan mampir di www.domsavianpictures.blogspot.com). Kalau ada majalah dinding, mempertunjukkan produk kreatif boleh juga.

Di sekolah anak saya, kebetulan ada majalah dinding yang dikelola oleh murid-murid yang ikut Kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistik. Karena anak saya ikut Jurnalistik, maka bersama dengan teman-temannya anak saya mengelola Majalah Dinding ini. Kepada saya, anak saya bilang bahwa foto-foto kegiatan sekolah yang dipotretnya (dan sudah dimuat di blog internet www.domsavianpictures.blogspot.com yang diberi nama Domsavian Pictures Corporation) dipasang juga di Majalah Dinding ini dan diberi nama kolom DOPICO (singkatan dari DOmsavian PIctures COrporation). Saya bilang bagus. Dan sesungguhnya, ini memang bagus, dalam arti anak bersama teman-temannya secara bersama-sama mempertunjukkan produk kreatif mereka, bukan semata-mata memenuhi tugas dari Guru di sekolah.

Kalau produk kreatif itu berupa lagu karangan sendiri atau kemampuan bermain piano misalnya, maka produk kreatif ini bisa direkam dengan handycam (merekam suara sekaligus video) atau dengan voice recorder (merekam suara saja).

Ketika anak saya (waktu itu masih kelas 4 SD) menciptakan beberapa lagu karangan sendiri (baik syair maupun lagunya), saya sengaja mendatangkan teman saya yang memang profesional di bidang musik dan menyanyi untuk mengiringi anak saya menyanyi / menggubah aransemennya dengan keyboard yang dibawa oleh teman saya itu. Kemudian, ketika anak saya menyanyikan lagu itu dengan diiringi keyboard oleh teman saya (yang memang seorang musisi), saya merekamnya. Rekaman itu kemudian saya putar / mainkan berulang-ulang. Saya bersama istri juga sering menyanyikan bersama di dekat anak. Anak merasa bangga / dihargai. Teman-teman saya bahkan saya ajak untuk mendengarkan lagu ini, sehingga lagu karya sendiri ini menjadi semakin populer meskipun dalam lingkup kenalan-kenalan saya. Sekali lagi, anak menjadi semakin bersemangat untuk berkarya karena produk kreatifnya dipertunjukkan / dinikmati dan dihargai oleh banyak orang.

--------------------

Selamat menemani anak.

"Menemani Anak = Mencerdaskan Bangsa".

-----o0o-----


Foto dan tulisan oleh Constantinus.

CONSTANTINUS (pengelola HOLIPARENT) adalah lmuwan Psikologi anggota Himpunan Psikologi Indonesia nomor 03-12D-0922. Sarjana di bidang Ilmu Alam dan Sarjana di bidang Ilmu Sosial. Magister Manajemen di bidang Marketing, Praktisi Psikologi Industri & Komunikasi, dan Praktisi Perbankan.
 
 
  
www.holiparent.blogspot.com diterbitkan oleh "Holiparent Studio 89" (dahulu "Jantera Study 89") yang memberikan bimbingan & konsultasi untuk anak-remaja-dewasa tentang Article Writing & Scientific Photography for  Communication & Creativity Purposes. Bimbingan & konsultasi di Jalan Anjasmoro V no. 24 Semarang setiap Senin-Jumat pk. 18.00-21.00 (Minggu pagi khusus Scientific Photography - Outdoor).