Dr. Constantinus dan Dr. Susana Adi Astuti
suami + istri lulusan S-1 Perikanan (Akuakultur)
di usia 54 tahun (tahun 2024)
PENGANTARTulisan ini dibuat sambil makan soto di saat hujan sore hari, Kamis 5-Maret-2026. Tujuan dari dibuatnya tulisan ini adalah :
(1) Berbagi cerita kepada para mahasiswa saya dan juga kepada para lulusan baru, bahwa hidup itu penuh dinamika
(2) Berbagi cerita kepada para orang tua yang memiliki anak usia SMP / sederajat atau SMA / sederajat atau mahasiswa S-1 / S-2 bahwa sangat perlu untuk menemani & mendukung anak supaya terbuka pada kemungkinan-kemungkinan yang ajaib (setidaknya, itu menurut pengalaman saya).

Susana Adi Astuti & Constantinus
sebagai mahasiswa S-1 Perikanan (Akuakultur)
di tahun 1992.
Sama-sama lulus tahun 1995 dengan predikat Cumlaude
(satu angkatan hanya ada 3 yang Cumlaude),
tetapi kemudian sama-sama bekerja di bank selama 20 tahun.
Di usia 52 tahun, mereka sama-sama lulus
sebagai Doktor Ilmu Lingkungan.
CITA-CITA SELAMA JADI MAHASISWA S-1 PERIKANAN
Karena sudah jadi salesman buku, jadi agen asuransi, dan jadi guru les privat, sebenarnya selama kuliah S-1 Perikanan (Akuakultur) saya tidak pernah bercita-cita kuliah S-2 apalagi kuliah S-3. Hasil dari kuliah itu bagi saya harus praktis, yaitu menghasilkan uang. Karena itu, cita-cita saya setelah lulus S-1 Perikanan adalah berjualan ikan segar dengan cara berkeliling ke rumah-rumah mewah naik sepeda motor yang di bagian belakangnya dipasang "cool box" berisi es (dan ikan segar). Meski akhirnya saya lulus S-1 Perikanan dengan predikat Cumlaude (di tahun 1990-an, mahasiswa 80 orang itu yang lulus Cumlaude hanya 3 orang), saya merasa memang tidak terlalu ilmiah (artinya tidak ingin menjadi dosen).
CITA-CITA MENJELANG LULUS S-1 PERIKANAN
Menjelang saya lulus, ada banyak bank umum yang baru dibuka. Setiap hari, surat kabar dipenuhi dengan iklan lowongan kerja di bank umum. Syaratnya juga mudah : sarjana semua jurusan. Sudah jadi rahasia umum, banyak sekali lulusan S-1 Perikanan, S-1 Peternakan, S-1 Pertanian, S-1 Perkebunan, S-1 Kehutanan (sampai tahun 1993, mereka ini masih mendapat gelar Insinyur) yang disukai oleh Bank Umum karena "logika matematikanya baik" dan "biasa berpikir sistematis + praktis".
Selain itu juga ada kursus perbankan yang dibuka, dan saya juga mengikuti kursus ini. Mengapa ? Karena saya juga ingin bekerja di bank umum dan mendapatkan gaji yang baik, mumpung ada banyak peluang kerja sejalan dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia yang mengizinkan dibukanya banyak Bank Umum baru.